Featured
Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts

Monday, 11 January 2016

Kami Bangga Menjadi Indonesia

Tenun Ikat Indonesia, Keindahan Yang Membanggakan
Vemale.com -

Adalah tenun, sebuah warisan budaya yang merupakan kebanggaan Indonesia, oleh sebab itu tenun harus dilestarikan keberadaannya, baik dari segi teknik produksi, desain dan produk yang dihasilkan; dan harus dimasyarakatkan kembali penggunaannya.
Kira –kira itulah sekelumit kesimpulan dari presentasi Oke Hatta Rajasa di acara konferensi pers dalam rangka pengajuan Tenun Ikat Sumba sebagai Warisan Budaya Tak Benda yang telah di terima UNESCO dan masih kini masih menunggu proses pengesahannya. Acara berlangsung di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (16/4).
Cita Tenun Indonesia (CTI) adalah kumpulan pecinta tenun yang memiliki tujuan melestarikan tenun nusantara sebagai warisan budaya. CTI melakukan beberapa program kerja yang mencakup pelestarian, pelatihan dan pengembangan pengrajin untuk meningkatkan produksi tenun. Untuk itu CTI berupaya agar tenun ikat Sumba Indonesia disahkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO 2013.
Tenun Tradisional Indonesia adalah produk seni budaya tak benda yang diproduksi di berbagai wilayah di seluruh nusantara, memiliki ciri yang khas dalam ragam hias, makna, teknik pembuatan, memiliki nilai budaya yang tinggi dan merupakan identitas masyarakat setempat.
Tenun sendiri terbagi menjadi tiga jenis yang tersebar di berbagai kepulauan Indonesia, yaitu tenun ikat, songket dan datar. Tenun ikat banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur, sementara Tenun Datar kita mengenal lurik dari Jawa tengah dan Yogyakarta, sementara Songket hadir di Palembang ataupun Padang. Untuk alatnya sendiri, alat tenun tradisional Indonesia adalah Gedogan yang dikerjakan manual oleh sang pengrajin, juga ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) yang mengolah bahan baku kain tenun tradisional Indonesia yaitu benang katun yang terbuat dari kapas, benang rayon hingga sutra. Ragam hias pada kain tenun terbagi menjadi 5 jenis bentuk ragam hias yaitu: Ragam hias yang berbentuk geometris, Manusia, Binatang, simbol hingga yang berbentuk gejala alam.
Muatan nilai dari sehelai kain tenun adalah nilai sosial, yang mana tenun merupakan pelengkap upacara adat yang menentukan status sosial seseorang. Nilai ekonomi, yang mana para pengrajin dapat membantu kebutuhan finansial dari mengerjakan tenun. Dari segi estetika, kreativitas dapat terlihat dari corak dan ragam hias yang indah, sementara untuk nilai budaya, tentu saja tenun digunakan sebagai simbol pada setiap upacara dan kegiatan masyarakat setempat. Dalam nilai pendidikan, teknik menenun merupakan pendidikan turun temurun kepada anak dan cucu para penenun.
Mayoritas pengrajin tenun tradisional Indonesia yang merupakan kaum perempuan juga merupakan point plus bagi pemberdayaan perempuan Indonesia, yang bisa mendukung finansial keluarga mereka.
Kekhawatiran akan eksistensi tenun Sumba muncul karena keberadaannya yang mulai pudar di kalangannya sendiri. Generasi muda banyak pindah keluar daerah mencari penghidupan baru. Ancaman plagiasi dan imitasi terhadap ragam juga mengancam eksistensi tenun Sumba. Sebagai usaha pelestarian dan pengembangan tenun, serta untuk mendapatkan pengakuan dunia akan keindahan tenun, Cita Tenun Indonesia bersama Kementrian Pendidikan dan kebudayaan mencoba menyosialisasikan tenun Sumba kepada masyarakat lokal hingga dunia, yaitu dengan mengajukan kepada UNESCO untuk mencanangkan tenun ikat Sumba sebagai “Warisan Budaya Tak Benda”.
(vem/ana/miw)

Makanan khas tahun baru di indonesia

 Makanan khas tahun baru di indonesia
 1. ikan dan ayam bakar
2. sambel
3. nasi
4. Baso Bakar
5.sosi bakar
Sumber : http://resepmasakanindonesia.idcc.info/resep-ikan-bakar.htm
http://feedsome.blogspot.com/2010/10/sambal-kecap.html
http://www.thecrowdvoice.com/post/sambelmakanan-pedas-favoritmu-1786500.html
http://iniunic.blogspot.com/2012/10/bahaya-makan-nasi-waduh.html
http://sipitduatujuh.blogspot.com/2012/05/contoh-proposal-usaha-bakso-bakar.html
http://papayasbbq.blogspot.com/
http://resep-masakane.blogspot.com/2011/03/ayam-bakar-gurih.html
Admin : Fauzul Irhamsyah

Thursday, 10 December 2015

harta dari pulau komodo


Friday, 4 December 2015

3 Tradisi Unik Di Pulau Jawa


tradisi malam lebaran dindonesia


Cerita Rakyat Tanah Jawa Keong Mas

Cerita Rakyat Tanah Jawa
Keong Mas
Alkisah pada jaman dahulu kala hiduplah seorang pemuda bernama Galoran. Ia termasuk orang yang disegani karena kekayaan dan pangkat orangtuanya. Namun Galoran sangatlah malas dan boros. Sehari-hari kerjanya hanya menghambur-hamburkan harta orangtuanya, bahkan pada waktu orang tuanya meninggal dunia ia semakin sering berfoya-foya. Karena itu lama kelamaan habislah harta orangtuanya. Walaupun demikian tidak membuat Galoran sadar juga, bahkan waktu dihabiskannya dengan hanya bermalas-malasan dan berjalan-jalan. Iba warga kampung melihatnya. Namun setiap kali ada yang menawarkan pekerjaan kepadanya, Galoran hanya makan dan tidur saja tanpa mau melakukan pekerjaan tersebut. Namun akhirnya galoran dipungut oleh seorang janda berkecukupan untuk dijadikan teman hidupnya. Hal ini membuat Galoran sangat senang ; "Pucuk dicinta ulam pun tiba", demikian pikir Galoran.

Janda tersebut mempunyai seorang anak perempuan yang sangat rajin dan pandai menenun, namanya Jambean. Begitu bagusnya tenunan Jambean sampai dikenal diseluruh dusun tersebut. Namun Galoran sangat membenci anak tirinya itu, karena seringkali Jambean menegurnya karena selalu bermalas-malasan.
Rasa benci Galoran sedemikian dalamnya, sampai tega merencanakan pembunuhan anak tirinya sendiri. Dengan tajam dia berkata pada istrinya : " Hai, Nyai, sungguh beraninya Jambean kepadaku. Beraninya ia menasehati orangtua! Patutkah itu ?" "Sabar, Kak. Jambean tidak bermaksud buruk terhadap kakak" bujuk istrinya itu. "Tahu aku mengapa ia berbuat kasar padaku, agar aku pergi meninggalkan rumah ini !" seru nya lagi sambil melototkan matanya. "Jangan begitu kak, Jambean hanya sekedar mengingatkan agar kakak mau bekerja" demikian usaha sang istri meredakan amarahnya. "Ah .. omong kosong. Pendeknya sekarang engkau harus memilih .. aku atau anakmu !" demikian Galoran mengancam.

Sedih hati ibu Jambean. Sang ibu menangis siang-malam karena bingung hatinya. Ratapnya : " Sampai hati bapakmu menyiksaku jambean. Jambean anakku, mari kemari nak" serunya lirih. "Sebentar mak, tinggal sedikit tenunanku" jawab Jambean. "Nah selesai sudah" serunya lagi. Langsung Jambean mendapatkan ibunya yang tengah bersedih. "Mengapa emak bersedih saja" tanyanya dengan iba. Maka diceritakanlah rencana bapak Jambean yang merencanakan akan membunuh Jambean. Dengan sedih Jambean pun berkata : " Sudahlah mak jangan bersedih, biarlah aku memenuhi keinginan bapak. Yang benar akhirnya akan bahagia mak". "Namun hanya satu pesanku mak, apabila aku sudah dibunuh ayah janganlah mayatku ditanam tapi buang saja ke bendungan" jawabnya lagi. Dengan sangat sedih sang ibu pun mengangguk-angguk. Akhirnya Jambean pun dibunuh oleh ayah tirinya, dan sesuai permintaan Jambean sang ibu membuang mayatnya di bendungan. Dengan ajaib batang tubuh dan kepala Jambean berubah menjadi udang dan siput, atau disebut juga dengan keong dalam bahasa Jawanya.

Tersebutlah di Desa Dadapan dua orang janda bersaudara bernama Mbok Rondo Sambega dan Mbok Rondo Sembadil. Kedua janda itu hidup dengan sangat melarat dan bermata pencaharian mengumpulkan kayu dan daun talas. Suatu hari kedua bersaudara tersebut pergi ke dekat bendungan untuk mencari daun talas. Sangat terpana mereka melihat udang dan siput yang berwarna kuning keemasan. "Alangkah indahnya udang dan siput ini" seru Mbok Rondo Sambega "Lihatlah betapa indahnya warna kulitnya, kuning keemasan. Ingin aku bisa memeliharanya" serunya lagi. "Yah sangat indah, kita bawa saja udang dan keong ini pulang" sahut Mbok Rondo Sembadil. Maka dipungutnya udang dan siput tersebut untuk dibawa pulang. Kemudian udang dan siput tersebut mereka taruh di dalam tempayan tanah liat di dapur. Sejak mereka memelihara udang dan siput emas tersebut kehidupan merekapun berubah. Terutama setiap sehabis pulang bekerja, didapur telah tersedia lauk pauk dan rumah menjadi sangat rapih dan bersih. Mbok Rondo Sambega dan Mbok Rondo Sembadil juga merasa keheranan dengan adanya hal tersebut. Sampai pada suatu hari mereka berencana untuk mencari tahu siapakah gerangan yang melakukan hal tersebut.

Suatu hari mereka seperti biasanya pergi untuk mencari kayu dan daun talas, mereka berpura-pura pergi dan kemudian setelah berjalan agak jauh mereka segera kembali menyelinap ke dapur. Dari dapur terdengar suara gemerisik, kedua bersaudara itu segera mengintip dan melihat seorang gadis cantik keluar dari tempayan tanah liat yang berisi udang dan Keong Emas peliharaan mereka. "tentu dia adalah jelmaan keong dan udang emas itu" bisik Mbok Rondo Sambega kepada Mbok Rondo Sembadil. "Ayo kita tangkap sebelum menjelma kembali menjadi udang dan Keong Emas" bisik Mbok Rondo Sembadil. Dengan perlahan-lahan mereka masuk ke dapur, lalu ditangkapnya gadis yang sedang asik memasak itu. "Ayo ceritakan lekas nak, siapa gerangan kamu itu" desak Mbok Rondo Sambega "Bidadarikah kamu ?" sahutnya lagi. "bukan Mak, saya manusia biasa yang karena dibunuh dan dibuang oleh orang tua saya, maka saya menjelma menjadi udang dan keong" sahut Jambean lirih. "terharu mendengar cerita Jambean kedua bersaudara itu akhirnya mengambil Keong Emas sebagai anak angkat mereka. Sejak itu Keong Emas membantu kedua bersaudara tersebut dengan menenun. Tenunannya sangat indah dan bagus sehingga terkenallah tenunan terebut keseluruh negeri, dan kedua janda bersaudara tersebut menjadi bertambah kaya dari hari kehari.

Sampailah tenunan tersebut di ibu kota kerajaan. Sang raja muda sangat tertarik dengan tenunan buatan Jambean atau Keong Emas tersebut. Akhirnya raja memutuskan untuk meninjau sendiri pembuatan tenunan tersebut dan pergi meninggalkan kerajaan dengan menyamar sebagai saudagar kain. Akhirnya tahulah raja perihal Keong Emas tersebut, dan sangat tertarik oleh kecantikan dan kerajinan Keong Emas. Raja menitahkan kedua bersaudara tersebut untuk membawa Jambean atau Keong Emas untuk masuk ke kerajaan dan meminang si Keong Emas untuk dijadikan permaisurinya. Betapa senang hati kedua janda bersaudara tersebut.
Copyright © 2015 SURGANYA INDONESIA
| Distributed By Gooyaabi Templates